Rekonstruksi TKA dan TKAD
Kata rekonstruksi sebenarnya lebih melekat pada pekerjaan yang bersifat teknik bangunan atau rancang bangun. Namun, menurut Wikipedia arti rekonstruksi lebih luas. Tergantung apa yang hendak dibahas. Rekonstruksi adalah proses pembangunan, penyusunan, atau pengembalian sesuatu seperti bentuk, fungsi, atau kejadian aslinya. Istilah ini sering digunakan dalam konteks hukum, medis, dan penanggulangan bencana.
Rekonstruksi kita manfaatkan dalam pendidikan dalam koridor pemelajaran bidang studi TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan TKAD (Tes Kemampuan Akademik Daerah). Dalih ini kita munculkan agar koordinat kota Yogyakarta dalam memeroleh nilai tertinggi tak tergoyahkan dalam skala nasional, meskipun salah satu jalur pacu mata pelajaran telah didahului oleh kuda lain.
Ragam pendapat perihal TKA dan TKAD baik yang mendukung maupun yang menolak, telah mewarnai diskusi yang cukup intens terutama di medan media sosial. Sebagai insan pendidik yang berprofeai sebagai guru di lingkungan pendidikan, TKA dan TKAD harus di sukseskan. Regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional, harus diterima sebagai amanat.
Misi TKA, salah satunya untuk mendorong sekolah atau lembaga pendidikan dalam membenahi pemelajaran secara menyeluruh. Tak hanya untuk mata pelajaran yang diujikan saja. TKA juga menjadi standar nilai akademik yang sebelumnya hanya menggunakan rapot.
Atas dasar di atas, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta merasa perlu mendengar stake holder yang terlibat secara langsung kegiatan TKA dan TKAD. Hadir dalam acara tersebut antara lain: Tim Kerja Kurikulum, Pengawas, beberapa perwakilan Waka kurikulum dan perwakilan MGPM, disamping perangkat dari dinas sendiri.
Mengawali evaluasi pelaksanaan TKA dan TKAD, dari Dinas mengucapkan terima kasih (terutama) kepada Bapak dan Ibu guru yang berhadapan langsung dengan siswa. Evaluasi ini dijadikan tolok ukur untuk melangkah menghadapai TKA dan TKAD tahun 2027.
Tanpa adanya kritik, kita cenderung cepat puas dan tertahan di zona nyaman. Kritik yang tepat berfungsi sebagai dorongan atau motor penggerak untuk terus belajar, berkembang, dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik di masa depan.
Dinas Pendidikan menerima dengan sepenuh hati rekomendasi yang dilontarkan dalam komunitas itu.
- Penambahan volume TKA dan pelaksanaannya dimulai dari semester ganjil
- Dinas perlu menyelenggarakan penulisan soal model TKA dan TKAD
- TKA dan TKAD hendaknya telah diperkenalkan sejak sejak kelas 7 dan 8
- Perlu ada manajemen kendali mutu
- Diusahakan ada reward bagi guru yg telah mengajar dengan baik. Guru tersebut dijadikan sebagai guru model.
- Meskipun pelatihan, hendaknya dibuatkan aplikasi (sejenis LMS) seperti TKA
- Ada kemungkinan TKA tahun 2027 yang diujikan empat mata pelajaran


